Polresta Malang Kota Bersama Driver Ojol, Ulama Sholat Ghoib untuk Almarhum Affan Kurniawan, Kapolresta Nanang Siap Kawal Transparansi Proses Hukum

KOTA MALANG – Suasana duka dan harapan menjadi satu saat momen kebersamaan di Masjid Baiturrahman Polresta Malang Kota Polda Jatim, (Sabtu, 30/8/2025).

Para jamaah dari mulai Kapolresta Malang Kota Kombespol Nanang Haryono SH, SIK, MSi, ulama, komunitas ojek online, hingga masyarakat umum, berkumpul melaksanakan Sholat Ghoib dan doa bersama untuk almarhum Affan Kurniawan (21), driver ojol yang menjadi korban tragedi di Jakarta pada 28 Agustus lalu.

Salah satu aktivis Komunitas Ojol Nasional, Puji Waluyo Ketua PDOI Jawa Timur, menegaskan bahwa pihaknya akan terus mengawal proses hukum atas kejadian tersebut, menurutnya, kunci dari keadilan adalah transparansi.

“Kami ingin proses hukum tidak tebang pilih, harus transparan, terbuka dan hasilnya bisa dipublikasikan.” Ungkap Puji didepan Masjid Baitturrahman Polresta Malang Kota. (Sabtu, 30/08).

“Jika kali ini penanganannya transparan, saya yakin teman-teman ojol bisa menerima keputusannya,” ujar Puji.
Puji juga menambahkan, aksi rekan-rekan ojol akan berhenti jika kepolisian sudah memberikan keputusan hukum yang tepat, sesuai aturan dan memuaskan publik.

Disatu sisi Puji mengajak semua driver ojol dan masyarakat menjaga kondusivitas Malang Raya.

“Aspirasi silakan disampaikan, tapi anarkis jangan, Malang Raya ini rumah kita, harus kita cintai,” Tegas Puji sebagai perwakilan driver ojol.

Dalam kesempatan yang sama, Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Nanang Haryono SH, SIK, MSi bersama para Ulama NU, Muhammadiyah dan MUI, serta anggota Polresta Malang Kota, menyampaikan bela sungkawa yg mendalam atas wafatnya Affan Kurniawan.

“Kami mewakili pimpinan menyampaikan duka yang sedalam-dalamnya, Kami mohon maaf atas kejadian di Jakarta, semoga almarhum husnul khotimah dan mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT,” ucap Tulus Kombes Nanang.

Sebagai pimpinan tertinggi di Polresta Malang Kota, Kombes Nanang juga akan menyampaikan aspirasi dari para driver ke pimpinan Polri, serta mengawal transparansi penanganan kasus.
Ia menyebut proses hukum sudah terbuka, bahkan masyarakat umum atau Publik bisa langsung memantau melalui siaran televisi maupun pemberitaan media nasional maupun lokal.

“Apa yang disampaikan Mas Puji jangan diragukan. Pimpinan kami, Bapak Kapolri, sudah menunjukkan keterbukaan, Bahkan tujuh anggota yang berada di dalam mobil Baracuda saat kejadian langsung ditahan. Hingga saat ini prosesnya masih terus berlanjut dan mari kita kawal bersama,” tegasnya.

Menutup pernyataannya, Kapolresta Malang Kota berpesan agar semua pihak tetap menjaga kedamaian kawal demokrasi terutama di Malang Raya.

“Kami akan terus kawal demokrasi dengan cara humanis, Meski anggota kami juga menjadi korban, Kami sudah berpesan kesemua anggota agar terus rangkul semua elemen serta memohon dukungan dari para ulama untuk menjaga Kota Malang agar tetap damai, Aamiin..” Pungkas Kombes Nanang.

Sholat Ghoib dan Doa Bersama di Mapolresta Malang Kota menjadi salah satu sinergi yang sudah terjalin baik antara aparat keamanan, tokoh agama, tokoh masyarakat, komunitas ojol dan masyarakat serta awak media yang terus mengawal menjaga kondusifitas utk menciptakan Kota Malang yang aman dan nyaman.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

slot gacor hari ini
link slot gacor
slot gacor gampang menang